Anand Khrisna Ngaku Diancam Mau Dibunuh


Terdakwa kasus pelecehan seksual, Anand Khrisna hari ini membacakan nota pembelaan (pledoi) atas dakwaan tindak asusila terhadap Tara Pradipta Laksmi.
 
Anand mengungkapkan adanya dugaan ketelibatan oknum bernama Muhammad Djumaat Abrory bersama istrinya yang disinyalir merupakan aktor utama dibalik kasus pelecehan.
 
”Abrory dan istri Dian Mayasari dan saksi Shinta Kencana Kheng secara aktif dan agresif mengadakan pertemuan di rumah Abrory selama September 2009 hingga Febuari 2010 diadakan 10 kali pertemuan sebelum akhirnya memutuskan untuk mengadakan kampanye media dan baru melaporkan ke kepolisian pada Febuari 2010,“ ungkap Anand dalam pembacaan pledoinya, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/11/2011).
 
Hal itu juga telah dibenarkan oleh saksi pelapor tunggal Tara Pradipta Laksmi dan sejumlah saksi lainnya termasuk Shinta Kencana Kheng, Farah Diba, dan Sumidah.
 
”Siapa yang melaporkan, dan siapa saja yang menjadi saksi pun diatur dan diakui oleh Abrory karena yang lain tidak cukup bukti sebagaimana diakuinya sendiri, maka hanya satu orang, yaitu Tara Pradipta Laksmi yang menjadi pelapor tunggal,“ terang Anand.
 
Lebih lanjut, Anand Krisna juga mengaku pernah diancam oleh Abrory. ”Abrory mengancam saya mesti dibunuh, kemudian menjelaskan bahwa ajaran saya yang mesti dibunuh,” pungkasnya.


(ful)


View the original article here

0 Response to "Anand Khrisna Ngaku Diancam Mau Dibunuh"

Posting Komentar